Untitled Document

|
| Jumat, 12-09-2008 | | Cukup KTP, untuk Pelayanan Kesehatan Gratis |  | TAKALAR -- Warga Kabupaten Takalar bisa bernafas lega. Pasalnya, untuk pelayanan kesehatan, rumah sakit setempat tidak lagi memberlakukan Surat Keterangan Tidak Mampu. Kepala RS H Padjonga Dg Ngalle, dr Hj Idayati Sanusi mengatakan pemberlakuan itu resmi diterapkan sejak 1
September lalu.
|
| | Rabu, 10-09-2008 | | Kadis Keluhkan Anggaran Persalinan Gratis |  | Dinas Kesehatan Takalar menargetkan persalinan 1755 ibu hamil akan ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Masyarakat. Hanya saja pelayanan gratis tersebut malah menuai keluhan dari Dinas Kesehatan. Kadis Kesehatan Takalar Dr Grace V Dumalang mengeluhkan hal ini pada dengar pendapat dengan Komisi C DPRD Takalar, Selasa, 9 September. Grace memprediksi jumlah ibu hamil tahun ini akan mencapai 4015 orang.
|
| | Rabu, 09-07-2008 | | RSUD Takalar Terbaik II Pelayanan |  | TAKALAR, BKM -- RSUD H Padjonga Dg Ngalle Takalar ditetapkan Gubernur Sulsel, H Syahrul YL sebagai terbaik II unit pelayanan publik tingkat Sulsel. Hal itu sesuai penilaian dalam rangka citra pelayanan prima 2008.
|
| | Kamis, 29-05-2008 | | RSUD Pajonga Dg Ngalle Diusul ke Pusat |  | Sebagai tenaga medis yang profesional, harus memberikan kepuasan kepada pasien melalui pelayanan yang prima. Hal itu dikatakan Sekretaris Kabupaten Takalar, Ir H Dahyar Daraba, MSi, saat menerima tim penilai pelayanan publik Provinsi Sulsel yang diketuai Prof DR M Natsir, Rabu (28/5) kemarin. Dahyar didampingi Kepala RSUD Pajonga Dg Ngalle, dr Hj Hidayati Sanusi MM.
|
| | Senin, 21-04-2008 | | 108 Ribu Jiwa Penerima Jamkesmas |  | Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Takalar terhitung cukup tinggi. Ada 108 ribu jiwa warga yang terdaftar sebagai penerima Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Para penerima Jamkesmas itu tersebar di 78 desa/kelurahan di sembilan kecamatan.Ketua DPRD Takalar, Napsah Baso, mengatakan akan memanggil Kadis Kesehatan Takalar, guna menjelaskan bagaimana model pemberian Jamkesmas itu karena cukup banyak juga warga Takalar yang miskin.
|
| | Jumat, 04-04-2008 | | Suspect HIV/ AIDS Asal Takalar Meninggal |  | Warga Takalar, berinisial S, yang diduga terjangkit Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) akhirnya meninggal dunia, di kediamannya, Rabu, 2 April, dini hari. Hari itu juga korban dikebumikan di salah satu pekuburan setempat.Ketua Tim Surveilance Dinas Kesehatan Takalar, dr Ibrahim, mengatakan S ternyata tidak dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo atas permintaan pihak keluarganya. Pasalnya, dia tak mau makan.
|
| | Sabtu, 01-03-2008 | | Anggaran Pendidikan dan Kesehatan tak Berpihak Rakyat |  | Alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan Pemerintah Kabupaten Takalar dinilai belum berpihak kepada rakyat. Sebagian besar anggaran, hanya mengalir untuk belanja pegawai. Anggota DPRD Takalar, A Noor Zaelan, mengatakan, anggaran tersebut tidak mencerminkan keberpihakannya pada rakyat.
|
| | Kamis, 28-02-2008 | | RSU Padjonga Diakreditasi |  | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar H Dahyar Daraba didampingi Kepala RSUD H Padjonga Dg Ngalle, Hj Idayati, awal pekan lalu menerima tim akreditasi dari Departemen Kesehatan RI, Luwikarsih dan Angraeni Wijono.
|
| | Rabu, 13-02-2008 | | Wakil Komisi C Takalar Sorot RSU Pajonga |  | Wakil Ketua Komisi C DPRD Takalar H Muchlis Matu, menyoroti Rumah Sakit Umum Pajonga Dg Ngalle, Kabupaten Takalar. H Muchlis Matu, mengatakan RS Pajonga Dg Ngalle, tidak memberikan pelayan secara prima kepada masyarakat.
|
| | Minggu, 06-01-2008 | | Ketat, Izin Praktik Dokter |  | Izin praktik dan pelaksanaan praktik kedokteran di Takalar diperketat. Dokter yang dapat membuka dan melaksanakan praktik kedokteran di daerah itu hanya diperbolehkan bagi yang memenuhi syarat."Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah sertifikat lulus dan didapatkan dari ujian kompetensi yang standarnya telah dipatok dari pihak Departemen Kesehatan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Takalar, Dr Grace V Dumalang, kemarin.
|
| | Selasa, 11-12-2007 | | Pelayanan RSU Pattalassang Dikeluhkan |  | Pelayanan rumah sakit umum Pattalassang, Kabupaten Takalar masih dikeluhkan pasien. Mereka menilai pelayanan di rumah sakit itu belum memadai. Ungkapan itu dituangkan dalam survei dilakukan komite pemantau legislatif wilayah Sulsel Kabupaten Takalar.Berdasarkan, hasil survei yang dipaparkan, di Sekretariat Kopel, Sabtu, 8 Desember, dengan empat jenis fasilitas, yakni, rawat jalan, inap, UGD, dan KIA, mengindikasikan pelayanan di rumah sakit dapat dikatakan masih rendah atau buruk.
|
| | Selasa, 20-11-2007 | | DAK Kesehatan Takalar Rp9 M |  | Kendati Dana Alokasi Khusus (DAK) Sulsel bertambah hingga mencapai kisaran angka Rp1 triliun, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap DAK yang akan dikucurkan untuk Dinas Kesehatan Takalar. Khusus untuk Takalar, Dinas Kesehatan setempat hanya kecipratan Rp9,023 miliar."DAK yang kami terima jumlahnya tidak berubah seperti tahun lalu. Tahun 2007 jumlahnya juga Rp9,023 M. Jadi tidak berubah atau bertambah," jelas Kepala Dinas Kesehatan Takalar, Dr Grace V Dumalang, M.Kes, Senin, 19 November.
|
| Hal :1 Halaman 1 - 12 dari 1 halaman | |
|
|
 |
|
|